TOEFL ITP vs iBT vs PBT: Apa Bedanya dan Mana yang Kamu Butuhkan?
TOEFL ternyata punya beberapa jenis dengan format dan kegunaan berbeda. Simak perbedaan ITP, iBT, dan PBT supaya kamu nggak salah ambil jenis tes.
TOEFL Bukan Cuma Satu Jenis
Banyak orang mengira TOEFL hanya satu jenis tes, padahal ada beberapa varian dengan format dan kegunaan yang berbeda: TOEFL iBT (Internet-Based Test), TOEFL ITP (Institutional Testing Program), dan TOEFL PBT (Paper-Based Test, yang kini sudah jarang digunakan).
Memilih jenis TOEFL yang tepat penting karena masing-masing punya kegunaan dan tingkat penerimaan yang berbeda di institusi tujuan.
TOEFL iBT: Standar Internasional
TOEFL iBT adalah versi yang paling banyak diterima untuk aplikasi kuliah ke luar negeri, terutama Amerika Serikat. Tesnya sepenuhnya berbasis komputer, mencakup empat skill (Reading, Listening, Speaking, Writing), dan hasilnya bisa dikirim langsung ke institusi tujuan secara resmi.
Skor iBT menggunakan skala 0-120 dan berlaku selama 2 tahun sejak tanggal tes, sehingga cocok untuk kebutuhan aplikasi formal ke universitas atau keperluan visa.
TOEFL ITP: Praktis untuk Kebutuhan Internal
TOEFL ITP biasanya dipakai untuk keperluan internal seperti syarat kelulusan kampus, seleksi beasiswa dalam negeri, atau persyaratan kerja di Indonesia. Tesnya hanya mencakup Listening, Structure & Written Expression, dan Reading, tanpa bagian Speaking dan Writing.
Karena formatnya lebih sederhana dan biayanya lebih terjangkau, TOEFL ITP jadi pilihan populer untuk kebutuhan yang tidak memerlukan sertifikasi internasional penuh.
TOEFL PBT: Hampir Tidak Lagi Digunakan
TOEFL PBT adalah versi kertas yang dulu populer sebelum era digital, tapi kini sudah jarang ditawarkan secara resmi oleh ETS untuk pendaftaran baru. Beberapa institusi mungkin masih menyebut PBT padahal yang dimaksud sebenarnya format yang mirip ITP.
Mana yang Harus Kamu Ambil?
Kalau tujuanmu aplikasi resmi ke universitas luar negeri atau visa kerja internasional, TOEFL iBT adalah pilihan yang tepat. Kalau kebutuhanmu untuk syarat internal kampus atau beasiswa dalam negeri di Indonesia, TOEFL ITP biasanya sudah cukup dan lebih efisien dari segi waktu dan biaya.
Program Language Certification & BIPA di AA Class mendampingi persiapan untuk kedua jenis TOEFL ini, disesuaikan dengan kebutuhan spesifik siswa.
Lihat juga program Language Certification & BIPA di AA Class untuk pendampingan persiapan IELTS/TOEFL yang lebih terarah.
Artikel Lainnya
- IELTS vs TOEFL: Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhanmu?
- Cara Membaca Skor IELTS Band 1-9: Panduan Lengkap
- Berapa Lama Waktu Ideal Persiapan IELTS atau TOEFL?
- 5 Kesalahan Umum Saat Persiapan IELTS dan TOEFL (dan Cara Menghindarinya)
- Skor IELTS/TOEFL untuk Daftar Kuliah Luar Negeri: Berapa yang Dibutuhkan?
